Sunday, January 23, 2011

Ikan bermata empat


Seorang warga bernama Abbas dari Dusun Tengah, Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari, Jambi, menemukan seekor ikan yang mempunyai empat bola mata, panjang ikan sekitar 20 sentimeter, serta corak tubuh ikan yang unik menyerupai batik.
Ikan bermata empat itu ditemukan oleh Abbas pada awal Januari lalu saat Abbas sedang menjala ikan di sungai Batanghari yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. Abbas mengaku sangat kaget saat melihat ikan itu, melihat bentuknya yang aneh dan belum pernah melihat ikan seperti itu sebelumnya.

Bentuk kepalanya mirip dengan ikan lele. Namun, yang unik ikan itu ada sisik di bagian kepala dan seluruh badannya. Warna sisinya kebanyakan warna hitam dan dihiasi garis tanpa aturan berwarna kuning menyerupai corak batik. Sisik ikan itu juga sangat keras, tidak seperti sisik ikan pada umumnya.

Sebelum Abbas menemukan ikan itu, anaknya yang bernama Budi (25) bermimpi mendapat ikan sebanyak enam ekor. Namun Abbas tidak menghiraukannya, pada esok hari saat menjala ikan, ternyata Abbas menemukan ikan tersebu. Abbas menduga, mimpi anaknya ada kaitannya dengan ikan yang ditemukannya. “Mungkin semacam pesan supaya kami memelihara dan menjaga ikan ini,” ujarnya. Kini ikan tersebut dipelihara didalam sebuah baskom.

Tetangganya, sebutnya, juga berpesan agar ikan itu dijaga baik-baik. “Mungkin ikan ini akan membawa keberuntungan bagi keluarga kami kalau dipelihara baik-baik,” kata Abbas

Namun sejak menemukan ikan bermata empat itu, keanehan terjadi dirumahnya, yakni saat malam hari terdengar suara anak kecil yang sedang bermain air, Bukan hanya saya yang mendengarnya, melainkan juga anggota keluarga semuanya,” ungkapnya

Sejak ditemukan dan dipelihara di baskom, ikan tersebut belum mau makan. Ia telah memberikan makanan berupa cacing, lumut, hingga serpihan roti. Namun, tak ada yang dimakan ikan yang disanjung-sanjungnya itu. “Tapi anehnya, sudah dua minggu saya pelihara, ikan ini tak mati walau tak mau makan,” katanya.

Kabar tentang ikan aneh itu sendiri telah beredar di masyarakat sekitarnya. Setiap hari, warga datang hanya untuk melihat keanehannya.

0 comments:

Post a Comment